Gimana cara kamu menikmati makanan dingin seperti es krim atau gelato? Lebih suka disajikan dalam wadah cup atau dalam cone? Dua-duanya punya kelebihan dan kekurangan sendiri-sendiri sih. Kalau dalam wadah cup, kamu jadi lebih bisa terhindari dari lelehan es krim. Tapi mencuci atau membuang wadahnya jadi PR lagi tuh.

Beda dengan makan dalam cone. Walaupun tangan kamu jadi lebih beresiko untuk kena lelehan es krim, cone yang terbuat dari adonan waffle bisa ikut dimakan juga. Alhasil kamu gak bingung tuh soal cuci-mencuci atau soal wadah sekali pakai kamu jadi sampah.

Nah kamu yang lebih suka cara kedua untuk menikmati es krim atau gelato kamu? Cari tahu dulu yuk asal mulanya waffle cone dibuat!

Merupakan Imbas Kepopuleran Es Krim

Waffle cone

Es krim merupakan makanan yang sangat populer abad ke 19. Awalnya, es krim dijual di cafe-cafe dan disajikan di piring saji serta harus dinikmati dengan peralatan makan. Lalu di akhir tahun 1800an, es krim mulai dijual di pinggir-pinggir jalan dalam wadah yang kemudian harus dikembalikan ke penjualnya untuk dicuci dan digunakan lagi.

Tapi praktek seperti ini punya banyak kekurangan. Salah satunya adalah masalah kebersihan. Ditambah lagi, penjual es krim jadi sering kesusahan karena wadah yang digunakan kurang ketika permintaan es krim sedang tinggi.

Ditemukan Warga Italia di New York City

Solusi untuk masalah wadah yang selalu kurang ditemukan oleh Italo Marchiony, seorang warga Italia yang tinggal di New York City. Di tahun 1896, Marchiony membuat wadah es krim pertama yang bisa dimakan. Tapi pada saat itu, wadahnya cenderung berbentuk seperti mangkuk, bukan kerucut seperti yang kita tahu sekarang. Temuannya ini dipatenkan pada bulan Desember 1903.

Bentuk Kerucut dibuat Pertama Kali Oleh Orang Syria

Waffle cone ice cream

Tapi ada juga cerita lain yang menyebut bahwa waffle cone bermula di St. Louis World’s Fair pada tahun 1904. Di versi ini, penemunya adalah seorang imigran Suriah bernama Ernest Hamwi yang kala itu berjualan sejenis wafer bernama zalabia di sebelah stand es krim.

Saat itu penjual es krim di sebelahnya kehabisan wadah saji, dan Hamwi menawarkan untuk membuat wadah dari adonan zalabia-nya. Setelah dimasak beberapa waktu, adonan wafer ini kemudian digulung membentuk kerucut dan mengeras setelah beberapa detik. Wadah kerucut kemudian digunakan sebagai wadah es krim, dan waffle cone jadi salah satu penemuan makanan yang paling penting dalam sejarah Amerika.

Meskipun paten wadah es krim yang bisa dimakan sudah diberikan pada Marchiony di tahun 1904, Hamwi berhasil disebut secara resmi sebagai pembuat es krim cone pertama. The International Association of Ice Cream Manufacturers memberikan Hamwi gelar tersebut pada tahun 1950an.

Panjang juga ya sejarah wadah es krim yang kelihatannya sederhana ini? Dan wadah ini masih terus berevolusi lho. Selain waffle cone yang punya tekstur crunchy, sekarang kamu juga bisa lho temukan toko-toko memadukan es krim atau gelato mereka dengan waffle lunak atau pancake.

Seperti di Velluto Gelato Cafe, yang punya beberapa cara asyik untuk menikmati gelatonya. Selain waffle cone, kamu bisa kombinasikan gelato favoritmu dengan waffle lembut, pancake yang fluffy, atau bahkan buah pisang yang punya banyak khasiat. Tertarik coba? Kunjungi Velluto Gelato Cafe di Trans Studio Mall Denpasar, Bali. Dan rasakan juga macam-macam rasa gelato lembut khas Velluto di Velluto Gelato store terdekat di kota kamu.